ALLOOH SWT mengutus malaikat kepada anak di dalam
kandungan untuk menuliskan empat ketetapan baginya. Empat ketetapan/ ketentuan
itu dituliskan malaikat pada dahinya, atau telapak tangannya, atau pada daun
yang digantungkan di lehernya. Sebelum malaikat menulis empat kalimat yang
ditetapkan bagi manusia, malaikat bertanya terlebih dahulu kepada ALLOOH SWT: “Yaa
Robb, Bagaimana rizqinya? Bagaimana ajalnya? Bagaimana amalnya (perbuatan)? Dan
celaka atau bahagiakah dia?”
ALLOOH SWT
berkata kepada malaikat tentang rizkinya. Telah ditetapkan ukurannya yakni
sedikit atau banyak, dan sifatnya chalal atau charom atau makruh semua dari
usahanya, pakaian-pakaian, kendaraan-kendaraan, wanita yang dinikahinya, dan
lain-lain. Dan sungguh rizqinya mencakup ilmu-ilmunya. Karena rizqi itu dibagi
menjadi dua macam: rizqi dhohir untuk badan seperti makanan, dan rizqi bathin
untuk hati dan jiwa seperti ilmu dan pengenalan-pengenalan kepada ALLOOH SWT. Kemudian
telah ditetapkan ajalnya, yakni masa hidupnya yang lama atau pendek, tempat di
mana ia akan mati. Kemudian telah ditetapkan pula amalnya, yakni amal yang
sholeh atau amal yang rusak. Telah ditetapkan juga apakah nanti ia akan bahagia
atau celaka, apakah nanti ia akan bahagia di akhirat atau justru celaka di
akhirat.
WALLOOHU A’LAM
BISH SHOWAAB

0 comments:
Post a Comment