Monday, November 23, 2015

Misteri Rabu Wekasan (Rabu akhir Bulan Shofar)

Misteri Rabu Wekasan (Rabu akhir Bulan Shofar)
            Lalu bagaimana dengan rabu wekasan yang sering kita dengar bahwa pada hari itu adalah hari yang penuh bala’ dan musibah, bahkan bala’ selama setahun penuh diturunkan pada hari Rabu tersebut?
Ketahuilah bahwa tidak ada satupun riwayat dari RosuluLLooh SAW yang menyatakan bahwa bulan Rabu akhir Shofar adalah hari nahas atau penuh bala’.
Pendapat ini sama sekali tidak ada dasaran dari hadist Nabi Muhammad yang mulia.
Bahkan kalua kita mau bersikap oyektif, ternyata hari Rabu adalah  hari yang penuh keberkahan. Seperti diriwayatkan oleh Imam Al Baihaqi dalam Syu’ab al Imamn bahwa doa dikabulkan pada hari Rabu setelah Zawaal (tergelincirnya Matahari).
Demikian pula dalam hadist yang diriwayatkan oleh Sayyidina Jabir Ibn AbdiLLooh, bahwa Nabi Muhammad SAW mendatangi Masjid AL Ahzab pada hari Senin, Selasa dan Rabu antara Dzuhur dan Ashar, kemudian beliau meletakkan serbannya dan berdiri lalu berdoa. Sayyidina Jabir berkata:
“Kami melihat kegembiraan memancar dari wajah beliau”
Demikian disebutkan dalam kitab-kitab sejarah (Kanzun Najah wa al Surur 36)
Kalau kita menganggap bahwa hari Rabu wekasan adalah hari penuh bala’, lalu bagaimana dengan hari lainnya? Padahan ALLooh jika hendak menurunkan adzab atau bala’ tidak akan menunggu hari-         `           hari tertentu yang dipilih dan ditentukan oleh manusia. Tapi ALLooh dengan kekuasaannya daoat bertindak dan berbuat sekehendak-Nya.

Maka seharusnya kita waspada dengan kemurkaan ALLooh setiap hari dan setiap saat, sebab kita tidak tahu kapan bala’ itu akan turun. Maka perbanyaklah istighfar, bertaubat dan mengharap rahmat ALLooh, sebagaimana RasuluLLoh beristighfar serratus tiga setiap hari. Inilah teladan kita, tidak menunggu Rabu wekasan saja untuk istighfar dan bertaubat. WaLLoohu A’lam.

0 comments:

Post a Comment