Friday, April 1, 2016

Awas Propaganda LGBT...!!!

Waspadalah... Lesbian, Gay, Bisexual dan Transgender atau yang akrab disebut LGBT kini semakin merajalela. Bahkan di Indonesia, LGBT sendiri kini telah berani secara terang-terangan menggelar PERKAWINAN SEJENIS. Dan aneka LSM KOMPRADOR yang menjadi antek-antek asing ramai-ramai membelanya atas nama ANTI DISKRIMINASI.

Menimbang bahwa sesuai fitrahnya, ALLOOH SWT menciptakan manusia dan makhluq hidup berpasang-pasangan dan mengatur tentang kecenderungan orientasi seksual didasarkan pada pasangan. Firman ALLOOH SWT :
“Wahai sekalian manusia, bertaqwalah kepada Tuhan kamu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu dan daripadanya ALLOOH menciptakan istrinya; dan daripada keduanya ALLOOH mengembangkan keturunan lelaki dan wanita yang banyak. Dan bertaqwalah kepada ALLOOH yang dengan (mempergunakan) nama-NYA kamu saling meminta satu sama lain, dan (periharalah) hubungan silaturrochim. Sesungguhnya ALLOOH selalu menjaga dan mengawasi kamu.” [QS. An-Nisaa’: 1]

Pengertian Umum :
1.       Homoseks adalah aktifitas seksual seseorang yang dilakukan terhadap seseorang yang memiliki jenis kelamin yang sama, baik laki-laki dengan laki-laki maupun perempuan dengan perempuan.
2.       Lesbi adalah istilah untuk aktifitas seksual yang dilakukan antara perempuan dengan perempuan.
3.       Gay adalah istilah untuk aktifitas seksual yang dilakukan antara laki-laki dengan laki-laki.
Transgender merupakan ketidaksamaan identitas gender seseorang terhadap jenis kelamin yang ditunjuk kepada dirinya


Hadits Nabi SAW :
Dari Sayyidina Abu Huroiroh RA berkata: RosuuluLLooh SAW bersabda,”Janganlah wanita bersentuhan kulit (tanpa busana) dengan wanita lain, dan janganlah lelaki bersentuhan kulit (tanpa busana) dengan lelaki lain.” [HR. Imam Achmad dan Imam Abu Dawud]

Lebih lanjut, dasar negara Indonesia adalah Pancasila, yang sila pertama mengatur tentang Ketuhanan Yang Maha Esa. Artinya kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara di republik ini didasarkan para perintah Tuhan. Sebagai manusia kita diperintah untuk kawin dan memiliki keturunan, karenanya kita memiliki UU Perkawinan.

“Perlu diingat bahwa dalam pasal 28 dan 29 UUD 1945 telah diatur mengenai kepatuhan masyarakat terhadap ajaran agama yang dianutnya. Sebagaimana dipahami, semua agama yang ada di Indonesia melarang hubungan sesama jenis. Bahkan dalam Islam secara tegas dicontohkan bagaimana kaum Nabi Luth dibinasakan lantaran mengabaikan larangan tersebut. Oleh karenanya LGBT ini bertentangan dengan konstitusi kita.”

                Firman ALLOOH SWT:
Dan (ingatlah kisah) Luth, ketika dia berkata kepada kaumnya: “Mengapa kamu mengerjakan perbuatan amat keji padahal kamu dapat melihat.” Mengapa kamu menggauli lelaki untuk memenuhi syahwat, bukan istri. Sebenarnya kamu adalah kaum yang tidak mengetahui. [QS. An-Naml: 54-55]

LGBT memiliki dampak buruk terhadap kesehatan. Data yang dimiliki oleh WHO menyatakan bahwa terdapat epidemic kasus HIV/AIDS pada kaum gay dan transgender. Selain itu data WHO juga menunjukkan bahwa kaum gay dan transgender memiliki risiko 20 kali lebih besar tertular penyakit HIV/ AIDS dibandingkan dengan populasi normal. Bahkan, diketahui jika 40 persen dari kaum homoseksual telah menderita penyakit ini, sementara itu sekitar 8 hingga 68 persen kaum transgender telah menderita penyakit HIV/AIDS yang mematikan ini.

“Jadi bisa dibayangkan jika kegiatan seks bebas dan tidak sehat terus dilakukan oleh kaum transgender dan kaum gay, maka penularan penyakit ini pun dapat terus meningkat secara drastis.”

Jangan membela LGBT atas nama HAM.
Jangan membela LGBT atas nama KEBEBASAN.
Jangan membela LGBT atas nama DEMOKRASI.
Jangan membela LGBT atas nama KERAGAMAN.
Jangan membela LGBT atas nama KEADILAN.
Jangan membela LGBT atas nama HUKUM.
Jangan membela LGBT atas nama KEMANUSIAAN.
Jangan membela LGBT atas nama KEMERDEKAAN.
Jangan membela LGBT atas nama TOLERANSI.

Mari jaga diri kita, keluarga, saudara dan masyarakat kita dari penyimpangan ini. Semoga ALLOOH SWT memberikan perlindungan bagi bangsa Indonesia. Aamiiin

0 comments:

Post a Comment