Ketika luka pada tubuh mulai mengeluarkan
darah, sebuah enzime yang disebut tromboplastin yang dihasilkan sel-sel
jaringan yang terluka bereaksi dengan kalsium dan protrombin di dalam darah. Akibat
reaksi kimia, jalinan benang-benang yang dihasilkan membentuk lapisan
pelindung, yang kemudian mengeras. Lapisan sel-sel paling atas akhirnya mati,
dan mengalami penandukan sehingga membentuk keropeng. Di bawah keropeng iiini,
atau lapisan pelindung, sel-sel baru sedang dibentuk. Ketika sel-sel yang rusak
t
Kenyataan
sederhana ini sudah sepatutnya mendorong setiap orang merenungkan keajaiban
penciptaan dalam cirinya sendiri dan bersyukur kepada ALLOOH SWT, yang telah
menciptakan tubuhnya dengan sempurna tanpa kekurangan sedikit pun. Tubuh ini
adalah kenikmatan tersendiri yang ALLOOH SWT karuniakan kepada kita. Kita hanyalah
makhluq yang tidak akan mampu membuat satu saja dari keseluruhan sel pembentuk
tubuh tersebut. ALLOOH SWT berfirman kepada manusia,”Kami telah menciptakan
kamu, maka mengapa kamu tidak membenarkan (hari berbangkit)?” [QS. Al-Waqi’ah;
56:57]
WALLOOHU A'LAM BISHO SHOWAAB
WALLOOHU A'LAM BISHO SHOWAAB
0 comments:
Post a Comment