Monday, March 14, 2016

Bahaya Cinta Dunia

                   Saudaraku, semoga ALLOOH SWT melimpahkan Rochmat-NYA, di antara penyakit hati yang juga membinasakan adalah mencintai dunia yang fana ini dengan sangat dan senantiasa mengejar pangkat dan kedudukan serta cenderung kepadanya.

                   ALLOOH SWT mengancam orang-orang semacam itu dalam firman-NYA yang artinya: “Barangsiapa yang menginginkan kepada dunia dan perhiasannya, Kami akan berikan balasan secukup perbuatannya di dunia, dan mereka tidak akan dirugikan. Mereka itulah orang-orang yang tidak mendapatkan di akhirat kelak melainkan balasan api neraka, dan di sana tiada berguna segala apa yang mereka usahakan dan sia-sialah apa yang mereka kerjakan dahulu.” [QS. Hud: 15-16]

                   Pengertian dunia adalah segala sesuatu yang ada di atas muka bumi ini yang membuat nafsu syahwat menjadi tertarik atau cenderung kepadanya.

                   Saudaraku, ayat di atas jangan dipahami dengan pemahaman yang sempit dan jangan diartikan dilarang mencari harta. Mencari harta boleh-boleh saja karena orang hidup ini membutuhkan sarana, yaitu pangan dan papan. Itu adalah sarana hidup yang mesti kita penuhi. Tanpa harta semua itu tidak mungkin kita miliki. Yang dicela oleh agama adalah orang yang mencintainya, karena cinta itu membutakan.

                   Seorang laki-laki yang terlalu mencintai seorang wanita, apapun akan ia lakukan untuk mendapatkannya dan akan menerjang apa saja yang merintanginya. Demikian juga halnya dengan dunia.

                   Dalam surat Al-Hadiid ayat 20, ALLOOH SWT berfirman: “Sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan senda-gurau, perhiasan dan bermegah-megah antara kalian, serta berlomba-lomba memperbanyak kekayaan dan anak-anak.”Mencintai dunia itu adalah puncak segala kecelakaan (kehancuran).”

                    ALLOOH SWT berfirman dalam surat An-Nazi’at ayat 37-39 sebagai berikut: “Adapun orang-orang yang melanggar batas dan dia memilih kehidupan dunia itu, maka neraka jahimlah tempat tinggalnya.”

                   Rosuulullooh SAW bersabda: “Barangsiapa yang bangun di pagi hari, sedang pikirannya disibukkan oleh harta benda semata, niscaya ALLOOH SWT akan mengkocar-kacirkan urusannya, mengoyak-ngoyakkan cita-citanya, menampakkan kemiskinan di depan matanya, sedangkan dunia yang dikejarnya tidak akan datang melainkan apa yang telah ALLOOH SWT catatkan baginya.”

                   Saudaraku, sekali lagi kami sampaikan bahwa Islam tidak melarang kita mencari harta selama dalam pencariannya tidak membuat kita melanggar ketentuan-ketentuan ALLOOH SWT dan tidak menjauhkan kita dari sunnah Rosuulullooh SAW. Rosul SAW berpesan kepada ummatnya, “Berbuatlah untuk kehidupan duniamu seakan engkau hidup selamanya, dan beribadahlah untuk akhiratmu seakan engkau mati besok.”

                   Semoga ALLOOH SWT senantiasa melindungi kita. Aamiiin...


                   WALLOOHU A’LAM BISH SHOWAAB

0 comments:

Post a Comment